TIDAK LEBIH DARI 1KM


By: Zenith Tacia Ibanez

Ini rute yang biasa-biasa saja bagi kebanyakan orang, tapi tidak bagiku….sungguh sama sekali aku tidak merasa bosan,mulanya aku jengah juga karena terpaksa.Tapi seiring waktu sisi-sisi jalan ini semakin ku hapal saja,dan mungkin aku akan sangat merindukan suasana seperti ini. YAaah, tidak lebih satu 1km jauhnya, kadang kalau cuaca panas, akan sangat lama rasanya waktu berputar…Jalan pulang dari sekolah ke rumahku ini, biar ku ingat lagi apa saja yang ku lihat…

Mula-mula suara motor2 dari parkiran yang seperti semut itu membuatku pusing,apalagi begitu keluar dari gerbang, matahari memanggang kulit, aku jadi putus asa duluan sebelum pulang jalan kaki. tapi kalau kita melihat lurus lebih jauh lagi,diluar gerbang,disebrang jalan… Rasanya langkah ku ringan sekali, bangunan megah kantor bupati itu, warnanya orange cerah, lebih silau dari matahari, maka dari itu aku bergegas belok arah menuju rumah sakit menghindari silaunya. Waktu melewati rumah sakit, banyak aroma yang ku cium, tapi aroma khas rumah sakit  lebih ku sukai, rasanya lega di rongga dada.  Di depan rumah sakit ada jembatan merah yang baru dibangun, disini aku sering dilema… Kalau lewat jembatan, aku lelah bila harus menaiki tangga yang merepotkan itu,tapi  kalau ku paksakan menyebrang jalan seperti biasa mungkin mataku bisa juling, menunggu kendaraan padat yang tak kunjung habis dan asap motor itu begitu mematikan!…

Kemudian melewati sebuah kantor, tidak terlalu berkesan sih hanya saja pernah ada peristiwa lucu sewaktu aku lewati kantor ini. Entah faktor kelelahan atau ilusi fatamourgana, penglihatanku yang salah waktu itu sempat membuatku kaget dan tertegun sesaat…bagaimana tidak, tulisan di papan itu oleh mataku terbaca “KANTOR DEPARTEMEN PERZINAAN”,aku sontak kaget dan mengejanya sekali lagi,pelan-pelan….aku lega setelah sadar kalau aku salah membaca tulisan, padahal sebenarnya tertera “KANTOR DEPARTEMEN PERIZINAN”…Astagfirullahaladzim…aku melanjutkan langkahku…

Selang beberapa bangunan, ada bangunan simple yang pintunya seperti supermarket,warna orange biru…Apotek kimia Farma…., didalamnya banyak hal-hal yang menarik. Aku pernah beberapa kali masuk ke sana, dibelakangnya ada tempat praktek dokter kandungan, tempat ibadah khusus dokter(jadi pasien tidak boleh masuk), tempat praktek dokter mata, dan dokter umum. Yang membuatku bingung, diruang tunggu ada sepetak sisi mirip kolam hanya saja tidak ada airnya,buat apa yah??

Kemudian aku melewati 2 counter pulsa berdampingan yang hanya dipisahkan oleh gang jalan ku pulang ke rumah (Persaingan didunia memang keras boi hihihi…). Di belakang counter pertama, ada rumah kecil  sederhana milik orang cina, aku tidak kenal siapa dia, tiapkali aku lewat, dia selalu menyapaku dan berkata “Pulang Mer?”, “Merry…pulang ya?”… Aku bingung kenapa aku dipanggil Marry, padahal namaku kan Zenith…Aku sudah mencoba menjelaskan padanya kalau namaku bukan Merry, tapi dia tetap memanggilku dengan sebutan itu…Aku rasa ada yang tdk beres padanya, …Who knows?… =X

Setelah masuk digang itu kita akan bertemu dengan TK pandu histeria dan rumah asap,TK pandu histeria karena anak-anak kecilnya yang selalu ramai dan banyak.Dan mengapa ku panggil rumah itu dengan sebutan rumah asap…? begini ceritanya, waktu itu hari sangat panas dan tiba2 dr atap rumah itu ku lihat asap tebal mengepul dan melambung tinggi, sedangkan anak2 kecill di TK pandu sibuk berteriak histeris “KEBAKARAN…KebAKaRAAAN!!”… aku yang panik langsung saja lari dan menghampiri, asap makin nampak tebal menggulung-gulung…. aku penasaran dan terus mencari sumbernya, setelah ku perhatikan dengan seksama eh ternyata si pemilik rumah sedang membakar sampah dibelakang rumahnya, (T_T)’?… Padahal aku panik bukan main…hadeewwwh dasar anak2 TK yg histeria…..

Jalan terus maka kau akan melewati kos-kosan sepanjang jalan, tapi ada satu yang unik dan aku baru menyadarinya waktu aku kelas 3 SMA ini,ah rugi sekali….kau tahu? ada kandang merpati di sana!.. Pernah suatu hari aku merasa matahari sangat panas membakar, tiba-tiba angin berhembus sangat kencang menyejukan, seperti kipas angin dikamarmu barangkali…. Sungguh, sekawanan merpati terbang begitu dekat diatas kepalaku, indaaaaah sekali…. entah mengapa tiap kali aku lewat sana, aku membayangkan “INGGRIS” hehehehe…Kalau aku lagi tidak beruntung, tidak ada satupun merpati di kandangnya,entah mereka terbang kemana…

Kemudian jalan aspal pembakar kaki, entah berapa kali kakiku melepuh ditempat ini, mungkin karena sisi kiri kanannya tidak ada pohon sama sekali, cuma tanah tandus yang lapang.Kalau aku lagi tidak beruntung, beberapa kendaraan yang ngebut itu kerap menyerempetku…tp hal yang paling berkesan adalah…. Pernah suatu hari dimusim kemarau, ketika jalan ini diperbaiki karena cukup rusak terkikis air musim hujan kemarin, bahan aspal yg siap dipakai, yang panas dan bergelembung didalam tong itu… terbakar sendiri dan berapi. Aku takut dan pergi lari…sedangkan para pekerja kaget setengah mati,entah apa yang dilakukannya kemudian…besoknya, aspal legam itu telah rata dijalan pulang,syukurlaah… tidak ada bau aspal yang dimasak…tidak ada lagi aspal terbakar di dalam tong…

Setelah melewati mushollah dan pertigaan “Perumahan setia raya”, masuk ke dalam gang yang lebih kecil lagi…ada kebun kecil yang rindang penuh tanaman jati…kalau musim hujan tiba,aku tidak basah kuyup karena terlindung oleh daun-daun jati, banyak kupu-kupu yang terbang. Pernah sekali waktu aku kehabisan ide untuk tugas melukisku, dan aku menemukan kupu-kupu sayap lebar, bukan main indahnya….black cyan! yang menjadi warna favoritku setelah hijau Army,black red dan black blue… tidak sia-sia,tugas pameranku sukses boi… =D luaarr biasooo….

Didalam gang masih ada gang….heheh, gang ini yang terakhir, teman-temanku jarang ada yang berani mengantarku pulang lebih dari gang ini (kalau lewat rute ini ya)…Bukan perkara sepinya, melainkan tanjakannya yang tinggi…Nafasku saja hampir habis kalau tidak ku ingat lagi sedikit akan sampai rumah, dipuncaknya ada pos ronda… aku lebih senang lewat sini kalau malam hari, pemandangannya indaaaaaaaaahhhhhhhhh…di atas, kau lihat bintang-bintang, dibawahnya lampu kota berkelap-kelip… Rasanya kau tidak ingin apa-apa lagi selain berada disitu lama-lama…

Yahh begitulah perjalanan pulangku tiap hari, tidak secepat dan senyaman naik motor memang, tapi aku lebih senang begini….Tidak lebih dari 1KM…=)

fb Notes Thursday, April 28, 2011 at 3:16pm

One thought on “TIDAK LEBIH DARI 1KM

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s