Syair “ku”


Hingar-bingar ini,
Terasa begitu sepi…
Melantunkan riak-riak penyesalan…
Seperti angin berdebam dalam pilu…
Ada ketika aku di antara beribu-ribu batu..
Langit ini membingkai namamu…
Tiap rautnya…
Tiap garisnya…
Tiap alurnya…
Ku rasa padu…
Adakalanya secerah binar mata,
Kalanya jua semendung rabun…
Kalanya kemudian setegak lintang…
Garisnya begitu keras merajam ulu hati…
Aku seperti cinta dalam bingkai,
Bingkai kayu mahoni yang dilebur abu…

By : Zenith Tacia Ibanez

One thought on “Syair “ku”

  1. entah kenapa atau bagaimana, , , ya itu sama lah, saya tidak mengerti dengan syair yang anda buat …
    mungkin saya yang terlalu bodoh atau kata”nya yg terlalu dalam…
    atau mungkin sang penya’ir sengaja membuat maknanya lebih tertup
    entahlah….!!

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s