Yang Wangi dan Menarik hati


P a r f u m ?…

Minyak Wangi atau Parfum adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma (aroma compound), fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek, atau ruangan.
Banyak orang menganggap cairan wewangian untuk tubuh adalah Parfum. Tetapi sesungguhnya, yang dimaksud dengan parfum adalah ekstrak atau essence, yang mengandung sebagian minyak yang telah disuling dalam alkohol. Dan tak jarang airpun digunakan. Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan, apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum, eau de parfum, eau de toillete, atau eau de cologne .
Kini industri wewangian dunia bergerak menuju fungsi selanjutnya, yaitu menggunakan parfum sebagai terapi penyembuhan, membuat orang merasa nyaman, dan memulihkan hubungan antara dua jenis kelamin.
Penciuman aroma merupakan kegiatan otak kanan, yang mengatur emosi, kenangan, dan kreativitas. Aromatherapy- yaitu membaui minyak dan wewangian untuk menyembuhkan masalah tubuh dan emosional- dipopulerkan untuk membantu menyeimbangkan kekuatan tubuh dan hormonal.
Seperti halnya aromatherapy, kini juga makin banyak penelitian yang diarahkan untuk menciptakan tiruan wewangian manusiawi-yaitu, aroma tubuh yang diproduksi untuk menarik atau menolak manusia lain. Manusia, sama halnya dengan mamalia lain, melepaskan pheromones untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Parfum baru diciptakan untuk meniru efek dan merangsang pembangkit gairah seksual dalam otak. Tak hanya untuk menutupi bau-bau tak sedap saja, nantinya parfum masa depan dapat memulihkan emosi dan fisik manusia.

Penemunya siapa ya?…

Penemu minyak wangi adalah seseorang bernama lengkap Abu Yusuf Yakub ibn Ishaq Al-Kindi atau lebih dikenal dengan nama Al-Kindi. Orang Barat menyebutnya Al-Kindus. la lahir di Kota Kufah tahun 801 M. Ayahnya adalah seorang gubernur di Kufah pada masa pemerintahan Khalifah Abbasiyah. la merupakan keturunan dari suku bangsa Kindah yang berasal dari Yaman.
Al-Kindi merupakan seorang ilmuwan yang menguasai berbagai cabang ilmu pengetahuan, seperti kimia, geometri, filsafat, astrologi, arsitektur, sampai musik, selain sebagai ulama yang terkenal. Dia berjasa besar dalam mengembangkan pemikiran Islam sampai abad keduabelas Masehi.

Salah satu hasil temuannya di bidang kimia yang cukup populer adalah minyak wangi. Al-Kindi merupakan orang pertama yang memproses minyak wangi secara kimiawi. Minyak wangi telah mengalami perkembangan pesat hingga sekarang, dan menjadi industri yang menjanjikan. Banyak merek minyak wangi yang sekarang lebih populer dengan sebutan parfum dijual ke pasaran dengan harapan dibeli oleh para konsumen.
Selain menemukan minyak wangi, Al-Kindi juga memiliki banyak penemuan. Dalam bidang teknologi, Al-Kindi menghasilkan perhiasan, kaca, dan alat perang. Dalam bidang arsitektur, ia merancang jembatan, mesin perang, terowongan, dan bangunan lainnya di daerah yang ditinggalinya.

Al-Kindi juga dikenal sebagai filosof Islam pertama. Atas jasa-jasanya, ia berhasil menyatukan pemikiran Islam dan filsafat Yunani yang sangat mengandalkan logika. Bahkan untuk mewujudkan impiannya itu, ia membangun sebuah institusi (lembaga) yang bergerak di bidang perpaduan pemikiran Yunani dan peradaban Arab.
Memang terjadi pertentangan antara filsafat Yunani dan agama-agama di Arab (Timur Tengah). Semua diawali dari penerjemahan buku-buku filsafat Yunani ke dalam bahasa Arab yang dilakukan oleh orang Nasrani Suryani pada masa Khalifah Al-Rasyid dan Al-Ma’mun. Padahal, waktu itu pemikiran Islam sedang berada di puncak kemajuan, dan menganggap pemikiran Yunani sebagai “musuh” yang harus dilawan.

Al-Kindi tampil untuk mendamaikan semua itu. Pada masa Khalifah Al-Ma’mun, ia menjelaskan tentang filsafat dan agama secara rinci dan baik. Semua argumentasinya diterima oleh kalangan kerajaan, ilmuwan, ataupun agamawan pada masa itu. Bagi Al-Kindi, sebagai umat manusia di dunia ini, intinya adalah saling memahami satu sama lain, bukan saling memusuhi. Setiap sesuatu ada sisi baiknya yang bisa diserap, dan diterapkan bersama pemikiran yang telah lebih dulu ada dan diyakini.
Al-Kindi juga dikenal sebagai penulis yang sangat produktif. Ilmu yang dikuasainya ditulis dalam banyak buku yang terus dikenang sampai sekarang. Ada kurang lebih 240 karya yang berhasil diselesaikannya. Menurut versi Ibnu al-Nadhim dalam catatannya, al Filtrist, ada sekitar 231 tulisan Al-Kindi yang membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. Al-Kindiyah adalah nama perpustakaan pribadinya yang sangat besar dan menyimpan koleksi buku serta manuskrip dari berbagai literatur bermacam ilmu pengetahuan.
Akan tetapi, perpustakaan ini sempat menimbulkan rasa iri keluarga kerajaan kepadanya. Ilmuwan Bani Musa ingin merampas perpustakaan itu dari Al-Kindi. Melalui persekongkolan rahasia, akhirnya perpustakan itu berhasil direbut. Namun dikembalikan lagi, karena yang berhak memiliki adalah Al-Kindi, ilmuwan besar yang banyak berjasa pada kerajaan. Karya-karya Al-Kindi sempat musnah dari peredaran. Terjemahannya hanya beberapa yang berhasil dilacak, dan ditemukan sekitar tahun 1950. Namun, tidak semua karyanya berhasil ditemukan, hanya sekitar 25 karya saja yang telah diterjemahkan ke bahasa Latin. Karya-karyanya yang masih dalam bahasa Arab tidak ditemukan sampai sekarang. Meski begitu, buku-buku itu semakin menegaskan namanya dalam jajaran ilmuwan yang berjasa pada kemajuan dunia.
Al-Kindi meninggal dunia pada tahun 873 M. Sebuah ungkapan yang terkenal dari adalah “Kebenaran dari mana pun berasal dapat kita terima, karena tiada yang lebih dicintai oleh pencari kebenaran, selain kebenaran itu sendiri.” Sebuah ungkapan yang memberi inspirasi banyak ilmuwan untuk terus mencari kebenaran.

Memang benar sebelum Islam datang, masyarakat dunia sudah mengenal parfum. Konon, seni membuat parfum telah dimulai masyarakat Mesir kuno. Menurut catatan sejarah, ahli kimia pertama di dunia yang membuat parfum adalah Tapputi yang berasal dari Mesopotamia. Para arkeolog Italia juga menemukan fakta lain. Mereka menemukan parfum yang berumur 4.000 tahun lalu atau pada Zaman Perunggu di kepulauan Cyprus.Versi lain mengatakan bahwa parfum pertama kali diciptakan 4000 tahun yang lalu di Mesopotamia kuno dan sekitar Mesir oleh seorang kimiawan wanita bernama Tapputi. Ia menyuling ekstrak bunga, minyak, kalamus dan berbagai zat aromatik lainnya untuk disaring berkali-kali dan disatukan ke dalam sebuah botol. Dalam perkembangannya, bangsa Romawi dan Persia juga turut andil dalam menyempurnakannya sehingga teknologi parfum bisa semaju sekarang ini.

5 Teknik Pembuatan Parfum Berkualitas

Produk-produk parfum kini merupakan hasil keterampilan teknik tingkat tinggi,yang dicapai melalui eksperimentasi serta perbaikan alat dan perangkatnya secara terus menerus. Banyak mesin yang berlainan yang harus diuji coba sebelum versi finalnya menjadi alat penyulingan modern. Ada lima teknik untuk memproduksi parfum.

Teknik yang paling kuno adalah maceration,yakni penyatuan antara wewangian dan lemak melalui pemanasan.

Teknik kedua, enfleurage,berupaya menyatukan wewangian dan minyak tapi dengan cara berbeda: penyerapan wewangian melalui lemak dan benzoin. Cara ini dapat menghasilkan parfum setara bunga sebelum metode distilasi dan ekstrasi banyak digunakan.

Teknik ketiga, distilasi, berbagai bahan wewangian dimasukkan ke mesin penyuling, lalu dicampur dengan air dan dipanaskan hingga mendidih. Melalui pipa berleher angsa, uapnya didinginkan dan menjadi cairan: air terletak di bagian bawah,sedangkan essensnya yang berupa minyak mengambang dibagian atas. Dari esens itu, biasanya kemudian dipisahkan. Namun, kadang-kadang air bercampur esens itu dijual dalam bentuk yang murni. Mengingat tidak semua bunga atau tanaman dapat didistilasi misalnya mawar centifolia, narcissus, atau mimosa. Karena itu, para ahli mengembangkan teknik keempat :

ekstrasi. Bahan-bahan parfum tidak dilumatkan tapi dicampur dengan air dan diputar berulang-ulang hingga mengeluarkan pelarut.Pelarut ini kemudian ke ruang hampa udara,dipanaskan, dijadikan uap dan seterusnya sama dengan proses distilasi.

Teknik ekspresi adalah teknik terakhir. Cara ini digunakan untuk mengekstraksi minyak sitrus dan buah-buahan semacam jeruk orange, lemon, dan mandarin. Minyak alami dari buah-buahan ini terdapat dalam kelenjar kecil dibagian kulitnya. Dengan pengupasan dan pemerasan, minyak yang merupakan esens wewangian dan air itu dapat keluar. Prisip yang sama diterapkan dalam pabrikasi parfum. Produksi selanjutnya adalah maceration dan pencampuran konsentrat dengan alkhohol dalam tabung besar tak berkarat. Itu dilakukan selama beberapa waktu untuk memperoleh kualitas parfum yang optimal. Banyaknya alkohol yang digunakan bergantung pada tipe produk yang akan dihasilkan Bila ekstrak,biasanya konsentrat parfum yang dimasukkan adalah 15% – 20%, eau de toilette 5% – 10%, sedangkan proporsi dalam eau de parfum kira-kira separuh dari kedua ukuran tadi.

DiPrancis, alkohol yang digunakan biasanya disuling dari akar gula bit, yang setelah dimurnikan memiliki bau yang netral.Lamanya proses maceration bergantung pada tipe produk. Dari beberapa minggu hingga tiga bulan. Setelah substansinya terbentuk depositnya lalu diambil menjadi teknik solidifikasi pada suhu antara O dan minus lO derajat Celcius. Solidifikasi diikuti o1eh filtrasi(penyaringan) yang menghasilkan cairan parfum. Parfum adalah hasil karya artis berbakat yang menggunakan kemampuan memori, ketajaman, dan ketrampilan meramunya. Toh, para pakar yang secara populer disebut ‘hidung'(nose)itu mengunakan lebih dari sekedar indera penciumannya. Mereka banyak menggunakan memori(ingatan) untuk membedakan bahan alami dari bahan sintesis. Lalu, dengan bantuan imajinasi dan rasa seni tinggi, para pencinta parfum berusaha menciptakan wewangian baru. Bak kata salah seorang diantara mereka, Jean Patou, “Suatu parfum diilhami oleh penemuan bau baru dan orang baru.” Untuk itu, para calon ‘hidung'(nose) memerlukan pendidikan khusus dan magang sebagai asisten pada peracik parfum senior. Bandingkan dengan masa lampau,ketika keahlian diturunkan turun- temurun dalam keluarga. Ternyata, dalam industri parfum sekarang yang berkembang pesat, hanya ada tiga perusahaan yang memiliki “hidung” sendiri: Chanel, Gueriain, dan JeanPatou. Kebanyakan perusahaan harus menyewa konsultan. Begitu suatu parfum selesai dibuat, perusahaan pembuat akan mengundang para ‘hidung'(nose) profesianal untuk menilai keampuhan formula wewangian barunya. Dan 5% -10% konsultan yang diundang, hanya satu yang memenangi hontrak. Catat pula, diper1ukan waktu bulanan hingga tahunan sebelum parfum yang direkomendasi oleh konsultan kontrakan dapat diluncurkan.Produk parfum memang hasil kerja tim, antara konsultan ‘hidung’, pembuat parfum, dan bagian pemasaran. Mungkin banyak diantara pembaca yang pernah menggunakan atau mendengar kehebatan parfum Chanel No. 5. Hendaknya diketahui, penciptanya adalah EmestBeaux, pria Prands kelahiran Moskow yang dandy. Selain menghasilkan parfum paling terkenal ini, Beaux juga mendaptakan Chanel No.20-24, parfum No. 22, dan Cuir de Russie bagi perusahaan Chanel, serta Soir de Paris untuk perusahaan Bourjois. Keahlian membuat parfum ternyata dapat diturunkan. Pierre- Francois Pascal Guerlain, pencipta parfum Jacky, misalnya, mewariskan bakatnya kepada cucunya, Jacques Guerlain. Sang cucu kemudian menghasilkan parfum-parfum paling inovatif masa kini, seperti Mitsouho, Shalimar, L’HeureBleu, VoldeNuit,dan Apres I’Ondee. Francois Coty adalah pembuat parfum ternama lainnya. Disamping parfum L’Origan dan Emeraude, ciptaannya yang paling terkenal bernama Chypre. Yang satu ini sedemikian aslinya sehingga dijadikan “keluarga parfum” tersendiri. Se1ain itu, ada Germain Celier,’wanita pertama’ yang masuk jajaran elite peramu parfum. Dari tangannya lahir parfum Bandit dan Vent Vert, masing-masing untuk perancang busana RobertPiguet dan Piere Balmain;lalu CoerJaie, Madame untuk Babnaini dan Monsieur Balmain serta sejumlah parfum Elisabeth Arden bagi pasar AS. Catat pula nama ternama lain: Andre Fraysee dan Jeanne Lanving, yang bekerja sama menghasilkan parfum My Sin dan Arpege. “Seperti Cinta, parfum harus menawan seorang wanita dengan seketika,” cetus Fraysee, yang juga menghasilkan Scandal,Rumeur,dan Ptetexte. Apakah arti parfum bagi para peracik wewangian terkenal tadi? Seorang penulis yang juga peramu parfum terkemuka, Edward Roudnitska, mengatakan, “Parfum yang indah adalah wewangian yang menghasSkan ‘kejutan’ kejutaninderawi, yang dalam kesan pertamanya menggetarkan semangat, diikuti oleh kejutan psikologis, yang bertahan lama hingga parfum mulai menampilkan wujudnya… Parfum adalah tindakan pikiran yang puitis.” Namun, itu saja tak cukup. Takseorang pun, mungkin, akan tergerak membeli parfum yang bermerek Gajah Terbang atau yang dikemas dalam botol kecap. Citrabagi parfum mutlak perlu. Dan citra itu terkait erat dengan citra penciptanya atau perusahaan pembuatnya,aroma wewangiannya sendiri dan selera konsumen. Memberi nama parfum jelas tak gampang. Tidak mudah mencari nama yang tepat untuk menggambarkan wewangian.

Wangi Parfum menentukan kepribadian?… Oh ya?…

Woody
Woody diformulasikan dari wangi pepohonan. Dominasi dari parfum beraroma woody adalah khas pepohonan di Kepulauan Pasific Selatan. Woody mencirikan wewangian yang memberikan sensasi hangat seperti tanah dan wangi musim dingin. Beberapa jenis kayu yang menjadi inspirasi adalah cendana, nilam, sandalwood, hingga cedar.Parfum ini cocok untuk orang-orang yang beraktivitas di luar ruangan. Para pecinta alam misalnya. Aromanya cenderung kuat, sehingga banyak disukai oleh laki-laki. Tapi cukup banyak juga perempuan yang menyukai aroma ini.

Floral
Bunga menjadi bahan utama parfum jenis floral. Wangi bunga sangat kaya, mulai dari bunga buket yang mewah hingg abunga-bunga liar yang menyegarkan. Feminin, romantis, dan tradisional menjadi ciri khas parfum ini. Wangi bunga merupakan aroma yang paling banyak digunakan wanita.Aroma bunga sangat digemari perempuan. Karena itu jenisnya juga banyak, ada jasmine, lavender, lili, magnolia, lilac dan rose.
Penyuka parfum floral biasanya adalah orang yang cenderung feminin. Berperasaan halus dan menyukai sesuatu yang bersifat klasik, misalnya saja film klasik maupun perabotan klasik, senang berpakaian indah, dan memulas wajah dengan tata rias yang lembut feminin.

Fruity
Aroma Fruity sangat segar dan kental dengan aroma buah citrus dan sedikit menyengat. Aroma ini popularitasnya hampir menyamai aroma floral. Dalam perkembangannya, fruity mewakili sebuah modernitas dan orisinalitas yang membawa efek menyegarkan. Nuansa yang dihasilkan parfum jenis ini adalah segar dan terkadang terasa sedikit menusuk.
Buah yang paling sering digunakan dalam parfum aroma buah antara lain apel, ceri, kismis merah, raspberry, aprikot, peach, dan melon.
Aromanya segar dan kuat. Cocok dipakai untuk orang yang memiliki tingkat aktivitas cukup tinggi di luar ruangan.
Pemakai parfum yang masuk kategori fruity biasanya bersemangat, energik dan berjiwa muda.Banyak dipakai oleh anak-anak muda usia belasan tahun, karena memberi efek ceria pada pemakainya.

Oriental
Parfum oriental merupakan pencampuran dari beberapa bahan, mulai dari floral, fruity hingga woody. Biasanya kandungan wewangian pada parfum oriental ini adalah amber, vanili, musk, kayu cendana, dan juga rempah-rempah seperti kapulaga, jahe, kayu manis, cengkeh dan juga minyak hewan.
Sering disebut dengan parfum kuning. Aromanya menonjol dan bisa menghadirkan sensasi unik antara kehangatan dan sesualitas.
Dikarenakan merupakan pencampuran beberapa jenis bahan, maka parfum jenis oriental sangat cocok untuk para perempuan yang menyukai eksperimen, kreatif dan terbuka terhadap hal baru. Bereksperimen gaya rambut, pakaian, maupun riasan yang sedikit nyentrik sangat cocok dengan jenis parfum ini.

Aromatherapy
Tingkat stress yang tinggi membuat produsen parfum mengkombinasikan antara wewangian parfum dengan efek menenangkan pada penggunanya. Parfum aromatherapy biasanya menggunakan green tea atau mint sebagai bahan utama.Aroma parfum ini identik dengan suasana alami, kesegaran, dan kemudaan. Parfum ini memberikan sensasi dingin pada penggunanya.
Parfum jenis ini menurut Maria memiliki kandungan senyawa aromatic yang khas dan mudah sekali menguap pada suhu ruang, sehingga disebut juga sebagai volatile oil. Melihat dari bahan pembuat dan keguanaannya. Parfum jenis ini cocok untuk para eksekutif muda yang banyak beraktivitas di dalam ruangan. Soft namun berkekuatan besar untuk relaksasi di tengah menumpuknya tugas.

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s