Catatan Mahasiswa Baru


        2037378579_1371967241

         Aku menulis ini dengan nafas yang masih setengah jalan, sambil menggaruk pundakku yang gatal karena seharian belum mandi dan menikmati tahu telorku yang dingin. Disini sekitar jam 10 dan aku baru pulang dengan urusan laporan kimia. Aku lelah dan ingin tidur, hanya ingin membuang semua keluhan-keluhan disini, agar hatiku lega dan aku bisa tidur nyenyak! Aku menikmati adaptasi ini, aku menikmati menulis 62 laporan selama 3 minggu ini, menikmati berlari-lari dari UKM ke gedung FTP, kembali ke UKM dan ke FTP lagi untuk sekedar ACC-, seharian di Lobi dan tanganku tak henti-hentinya menulis, menikmati rasanya jatuh miskin dan kelaparan. Yaaahh mungkin kedengarannya berlebihan, tapi itu faktanya….

        Tertawa saja, kalau kau mahasiswa, mungkin bercermin pada diri… Sebagai perempuan taat aturan (barangkali?), rasanya kehidupan mahasiswa itu keras dan butuh adaptasi ekstra. Didalam prosesnya, kita jadi mengerti betapa pentingnya motto “Less talk do more!”, akan semakin banyak motto hidup yang berkelindan mengingatkan kita kalau kita bukan anak kecil lagi. Aku tidak berharap ceritaku ini ada yang mendengarkan seperti pada saat aku dirumah dan duduk manis disamping ibuku, atau lebih mustahil lagi aku tidak berharap bisa pulang kerumah nyaman dan bertemu ayah ibuku setiap hari sabtu-minggu seperti teman-temanku yang lain, karena pulang-pergi Malang-Sumbawa tidak cukup hanya 2 hari. aku cuma berharap agar aku selalu mengingat masa-masa hebat ini. Ketika kita berkumpul, seharian mengerjakan laporan, bergeleparan di Lobi FTP dengan kertas dan pulpen, pulang ke kosan larut malam nyaris terkunci,dan kau tahu? makanan yang ku beli 5 jam yang lalu ini, tadinya hangat dan beraroma lembut. dan baru sempatku makan detik ini. Aku hanya ingin Allah senantiasa memberiku kekuatan ditengah banyak orang yang belum mempercayai kemampuanku.

Sejauh ini hanya itu yang ingin ku sampaikan, selebihnya maafkan aku ayah, yang tiap saat minta kiriman, aku belum bisa mandiri. Uang-uang itu ku gunakan untuk makan, beli kertas dan fotocopy literatur. Sungguh, disini aku mencoba untuk tidak menginginkan sesuatu apapun…

-Z e n i t h  T a c i a  I b a n e z-

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s