Yang Aku Ingin Ketika Gagal


Somefriend asked me “ I just want to know, apa yang kau inginkan dimasa depan dalam hidupmu?”, Aku tidak benar-benar tahu jawabannya, sampai saat aku merasa ingin menjadi sosok orang yang mampu merealisasikan segala mimpi-mimpiku. Tidak dimasa depan, tapi sekarang juga! Perempuan selalu mengumbar cita-cita ingin jadi ini-itu dimasa depan. Tapi yang ku alami kerap kali aku tidak bisa menunggu.Aku ingin jadi sesuatu yang berarti, sekarang juga. That’s simple answer? Isn’t it? Not is’nt…. Itu terlalu rumit untuk aku mendeskripsikannya. Kau tahu sendiri, semua butuh proses,energy dan perjuangan. Bagaimana jika kau ingin tapi kau tidak memperjuangkan keinginanmu? Kau tahu, dunia hanya akan tunduk pada mereka yang tidak punya air mata. Semakin kau mengharapkannya dengan menangis, semakin perjuangan tidak ada dan mungin kau akan semakin punya banyak jawaban saat seorang teman menanyakan ingin apa yang terjadi dalam hidumu dimasa depan, semakin jauh tanganmu untuk menggapai.

Katakanlah suatu mimpi yang sederhana itu terlalu norak untuk diungkapkan dan kau lebih memilih diam atau mungkin meremehkan mimpi-mimpimu sendiri, padahal mimpi-mimpi itu-yang semula kau rencanakan-tapi tidak untuk kau realisasikan-karena kau pikir tidak mungkin-atau bukan saatnya. Tiba-tiba menemukan jalannya sendiri untuk Ia lahir kedunia, menjadi kenyataan dalam bagian hidupmu. Jalan yang kau sebut kesempatan itu, tiba-tiba hilang karena kau terlalu malu mengakui-bahwa impianmu itu terlalu norak (or whatever that name) atau barangkali kau sendirilah yang norak karena mempunyai impian macam itu.
Tidak satu kesempatan yang dibuang, tidak satu kekecewaan. Banyak sekali…..
Pernah merasakan kecewa pada diri sendiri? Kecewa karena kemampuanmu tidak dipercayai oleh dirimu sendiri? Itu sangat kecewa-kecewa-kecewa sekali. Bagaimana orang lain akan percaya akan kemampuanmu kalau kau sendiri meragukan kemampuanmu? Kau tidak percaya diri, kau melihat pada orang lain dan orang lain tidak mempercayaimu,What the hell is that?…
Mengapa harus bercermin pada orang lain? Apakah karena persaingan begitu menguras harga diri??
Atau karena kau butuh orang lain dalam bersaing?…, kalau kau kalah, ingat bahwa persaingan bukan milikmu saja, terutama persaingan dalam mewujudkan impian.
Ada suatu titik dimana mimpi itu tidak hanya ingin dibenakmu, begitu membludak ingin keluar, kedunia. Sayangnya dunia ini bukan milikmu…Kau tidak punya cukup banyak kemampuan untuk mengendalikan mimpi-mimpimu yang berkeliaran didunia nyata nantinya….,akan sangat begitu mahal harganya, Maka dari itu persaingan membuatmu mengerti, apakah kau sudah siap mengendalikan mimpi2mu yang menyata? Kalau kau tersingkir dalam persaingan, mungkin memang belum saatnya….
Lalu kapan???….. Aku mempunyai begitu banyak angan-angan dimasa depan…. Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah aku punya cukup umur untuk dimasa depan?kalau tidak, aku sangat ingin menjawab : Aku ingin selalu berjuang yang terbaik dalam hidupku, dan akan ku mulai mengusahakannya…

4 thoughts on “Yang Aku Ingin Ketika Gagal

  1. Sungguh Indahnya ,,Jika Smua orang Bisa Saling Mencinta Dan Saling Dicinta. Dan Alangkan Bahagianya Jiaka apa yng kita cita2xkan Itu Terwujud dngn sempurna. Namun Smua itu Hanyalah sbatas Keinginan yg ada di dlm Hati dan pikiran kita,.Smua psti akan kembali pd sang maha Kuasa.. Smoga apa yg Dicita2xkn teman ku ini biisa tercapai.,Amien…

  2. Oia ,,Zen,, Lam Knal ych,, MMmmmm Btway,,Kamu Asli or mna,,,, Boleh Gha Aq Knal mkmu agk Dekat,, Ya mksudnya ,, aq Pngen Ngjak ktemuan mkmu ,, tpi klo gbisamah gpp.. Atw Aq Minta Numb Hp nya Kmu,,z ?

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s