My Letter to Allah…



Tahukah engkau ya Allah, betapa bersyukurnya aku atas ujian hidupMu. Kadang aku merasa mampu sendiri, tapi ini terlalu sulit. Akhirnya aku bertemu oleh ketidakmampuanku. Aku yakin Engkau Maha Teliti, meski kadang aku menyesali diri manakala melihat mereka lebih punya banyak kesempatan dan ketersediaan hidup melebihi aku. Kadang terlampau tinggi hatiku, melihat mereka menangis karena masalah yang sepele. Dan aku merasa masalahku lebih besar dibanding mereka,padahal aku tahu,semua orang menerima kadarnya masing-masing. Dan ketika mereka menyia-nyiakan apa yang justru aku impikan, Aku berangan dan berpikir, andai saja aku seperti mereka, yang punya ini dan itu, bisa mendapatkan ini dan itu, sungguh aku berjanji akan menggunakannya sebaik mungkin. Dan tak terbayang senangnya aku. Meski aku tau, apa yang terbaik untukku, belum tentu baik untuk mereka. Tapi apa? kesempatan hidup yang sedikit ini saja tidak bisa ku gunakan baik-baik. Maafkan aku atas ketidak tahuanku ya Allah.

Apa RencanaMu Ya Allah? Yang ingin dekat, Kau jauhkan. Dan yang tidak diharapkan, Kau berikan. Jika ini adalah hal yang benar, lalu bagaimana aku harus berbuat? Maafkan aku atas tingginya hati. Bukan, ini bukan masalah cintaMu padaku. CintaMu adalah yang terbaik, tak kuragukan itu. Akan datang dengan sendirinya. datang saat aku telah ikhlas mencintai hidup. Tapi ini masalah ketentraman hati bagi calon pendewasa seperti aku. Aku tak ingin tumbuh dengan kelam dan memilih jalan pendewasaan yang salah.

Ya Allah Ya Rabb, Engkau maha pengendali jiwa yang tentram, tangguhkanlah jiwaku dan teguhkanlah niatku untuk hidup bahagia. Meski diantara keadaan-keadaan yang keras, meski tanpa suasana yang ramah. Cukuplah aku jengah berkelindan dan gamang dalam kondisi menyerah. Katakan padaku bahwa kini aku boleh pasrah padaMu, pasrah yang tidak berarti menyerah.

Ya Allah, Bukankah Kau Maha Pendengar Hamba-hambaMu? Hati ini, dengarlah…Beri jalan baginya, Jalan yang sepantasnya Ia dapatkan. Buat Ia mengerti atas teguran yang Kau beri (barangkali)dan jika ia salah berprasangka, maka jawablah semua keresahannya. Amin Ya Rabbal allamin….

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s