Generasi Terbaik Dimulai Dari Sini


                 Di Universitas Brawijaya,Teknik Bioproses merupakan program studi dari jurusan Keteknikan Pertanian(TEP) yang berada dibawah naungan Fakultas Teknologi Pertanian. Mungkin kedengarannya tidak begitu keren di telinga para tetangga dan terutama penilaian dari orang tua kita dibandingkan jika kita masuk ke Fakultas kedokteran atau Fakultas Teknik. Ya gak? Sebagian dari kita juga mungkin ada yang masih belum bisa mengikhlaskan-jika nanti title sarjananya S.T.P. Kok FTP sih? Seharusnya Teknik Bioproses dan Teknik Lingkungan itu masuk ke Fakultas teknik dan seharusnya Teknik bioproses/Biokim itu masuk kejurusan Teknik Kimia seperti di UI,atau minimal masuk ke jurusan biologi di Fakultas MIPA-lah seperti di IPB. Atau-bahkan ada yang lebih memilih ikut tes SNMPTN lagi ketimbang beradaptasi di sini. Coba bayangkan betapa sedihnya dekan-dekan kita yang udah bersusah payah membangun FTP ini?
Aku bukannya cari muka ke dekan-dekan atau pun sedang menghibur diri setelah bersama dengan teman-teman merasa diri tertipu. Sama seperti kalian mungkin. Tapi di semester 3 ini aku sudah merasa bahwa inilah tempatku.tempat yang tepat untuk para inovator negeri. Kenapa begitu yakin? Hanya dari sebuah tugas Manajemen Bisnis, aku menemukan esensi fakultasku hehehe. #Wuuennaaak!

Tahukah kalian Negara kita ini sedang dalam masa keterpurukan? Semua anak muda menggalau, mentalnya lemah, gengsinya tinggi. Apa buktinya?… Kita semua sewaktu SD ngehafal statemen ini diluar kepala: -Negara Indonesia adalah Negara agraris, Negara kepulauan, Negara maritim, Zambrud Khatulistiwa-! Ya kan? (Iyaaaa!) Bangga donk yah? (iyaaa donk!) Semua itu teori ideal yang hanya ada didalam buku, sama seperti teori gas ideal yang sering dijadikan soal waktu kita belajar mekanika Fluida. Kenapa? Karena dulu sewaktu kita masih SD, kita gak benar-benar tahu bagaimana sisi agrarisnya, kenapa disebut zambrud khatulistiwa?,kepulauannya pun hanya kita lihat dalam peta. Sewaktu kita kecil, kita hanya didoktrin oleh orang-orang tua untuk percaya. Dengan bukti nyata lahan hijau sepetak yang ada disamping sekolah,atau foto-foto pemandangan dibeberapa tempat di belahan Indonesia. Supaya gak kualat, ya kita percaya aja.(Bego ya?)😀

Kalau ditanya oleh guru, besok gede cita-citanya apa? Jawabnya malah semua pingin jadi Dokterr….Insinyur… padahal dari SD udah dikasih tau kalo potensi SDA kita itu buanyaaaak…gak ada yang mau ngolah apa yaa?? (Kan disuruh orang tua mbak ee…Lagian maklumlah dulu masih kecil….) Nah sekarang kan udah gede, apa mau jadi petani??(Ya bapak petani, masa anaknya petani juga? Improve donk….) ya udah deh jadi bosnya petani!? (Ogaaaah! Mending jadi pegawai aja..) Lah kenapa? (Ya orang tua maunya gitu… :D) #Dieeeng!!.. Ini gimana sih? Bahkan sampai dilagu anak-anak yang katanya Susan kalau udah gede jadi dokter, diiklan susu juga Cila bilang pengen jadi dokter. Sudah berapa anak yang disaranin untuk jadi pegawai, jadi dokter, jadi insinyur oleh orang tuanya? (Eh Bukannya Title Insinyur udah kadaluarsa ya?… )

Begitu SMA, masuk sekolah negeri. Pas penjurusan pada bingung masuk IPA atau IPS. (heheheh Mau masuk IPS sih, suka banget pelajaran sosiologi soalnya tiap hari main peran jadi pejabat. Tapi pas belajar ekonomi gak nguati rek.. IPA boleh juga,suka pelajaran kimia dan biologi…Nilai bagus terus heheh tapi ada fisikanya!🙂 Nah loh galau? (Iya, disuruh bapak masuk IPA aja, soalnya kalo IPA lebih terjamin ntar masuk kuliahnya…Lagian katanya kalau dijurusan IPS anaknya nakal-nakal Beeeeeeh…..!) Ih kata siapa? (Kata guru BP….) Abis lulus mau jadi apa? (Apoteker aja deh…setidaknya bukan dokter, abis kedokteran mahal) Kamu kan suka nulis, kenapa gak jadi penulis aja atau jadi motivator kayak mario teguh gitu? (Kata ortu jadi penulis gak menjamin, kalo jadi motivator juga belajarnya dimana? FKT alias Fakultas Kemario- Teguhan?) Yeeee….Ya udah masuk ke sekolah seni aja, tambahin skill melukis dan skill gitarmu (kata ortuku, kalo seni itu bisa belajar kapan saja, kalau studi resmi itu namanya buang-buang uang) Ohhh…ya ya ya ya. Jadi begitulah didikan kita teman-teman. Dari kecil kita udah diajari diskriminasi dengan ditawarkan pilihan-pilihan tertentu,kesannya seperti menanamkan nilai-nilai yang dimutlakan.

Setelah lulus SMA, eh taunya masuk FTP. Nangis daraaah semua…. Udah cup cup cup kenapa nangis…? kalau diam aku belikan Blackberry.. (Ogaah! Maunya tablet :D) Nih tablet Racun! heran deh anak jaman sekarang gadgetnya gak nguati…! kenapa nangis?! Ha?  (Aku nyasar…gak masuk FK, gak masuk FT juga…huhuhu) Lah kok bisa? (Aku kira Teknik Bioproses  UB itu jurusan yang ada di FT) Gak papa deh yang penting teknik…#Laaah? (T_T)

Waktu Ospek, iri lihat anak-anak FK yang ospeknya cuma duduk-duduk, pake payung hijau lagi! (Oh meeen…!) Senior FTP sih okay-okay aja, kalau mau ospek indoor ayook…so Ospeknya penuh dengan materi, tugasnya buat PKM, presentasi, debat studi kasus…(Nih fakultas apaan sih? Kok bosenin gini?mana capek lagi nguras otak mulu..baru ospek aja udah kayak kuliah semester 5!) Yaelaah…baru segini aja udah ngeluh, pantas aja gagal masuk FK… (Ospek outdoor aja deh, kan enak tuh penuh tantangan…heheh) begitu besoknya ospek outdoor, baru aja disuruh berdiri sambil nunduk,masih dibentak-bentak sedikit (Capek kak… huhu) Pos kesehatan langsung full! Yang mental beginian mau masuk FT? (hehehe)
Anak-anak yang kaya gini nih, dalam waktu setahun mentalnya digembleng sama dekan-dekan. Di jurusan keteknikan pertanian (TEP), matakuliah apa aja ada. Turunan fisika, turunan matematika, turunan biogenetika,turunan gizi pangan, turunan ekonomi, turunan pemrograman, turunan apa aja deh…

Sampai-sampai anak teknik komputer bingung waktu anak TEP Tanya soal PR. Loh kok kamu belajar Visual Basic dan bilangan pascal juga sih? Kamu jurusan pertanian kan?… #Anak TEPnya geleng-geleng kepala, nyaris gila!

Waktu ketemu sama anak teknik sipil (TS) yang lagi bingung nenteng-nenteng tabung isi tugas sketsanya, anak TEP malah bingung kerjain tugas praktikum Gambar teknik pake AutoCad. eh kok belajar gamtek juga sih? Kamu kan pertanian?…

Waktu lagi ada tugas manajemen bisnis, Tanya ke anak-anak Fakultas Ilmu Administrasi… Eh aku bingung, coba Tanya ke Fakultas Ekonomi Bisnis…Eh ya untuk aturan hukumnya Tanya aja ke Fakultas Hukum…Begitu ketemu anak Hukum, kata dia belum hafal pasal tentang pertanian…😦

Ketemu kakak tingkat TEP angkatan 2006, udah jadi pegawai Bank!? Nah loh? #Dieeeeng!

Waktu mudik, tetangga nanya…belajar apa dek? Teknik bioproses, tante heheh.. Ha? Apa itu? Buru-buru dijawab ortu..Teknik kimia…. Hohohoho,#Wow teknik kimia ya?😦

Dan semakin lama kita tumbuh besar dan mulai mahir berpikir logika, ruang jelajah kita semakin luas. dan entah kenapa belajar science terapan dan studi kasus yang menimpa negeri ini membuat kita berfikir bijak. Realisasikanlah sukses dengan cara kita sendiri, metode ataupun pandangan kolot yang berdampak buruk dan sekiranya udah gak sesuai lagi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan negara, ditinggal aja…

Dari sini aku mau jadi agen perubahan, yang gimana caranya supaya Indonesia gak impor bahan pangan lagi,yang gimana caranya negara kita ini gak terlalu murah ngekspor bahan mentah yang sebenarnya kalau bisa diolah sendiri bakal lebih mahal, yang gimana caranya tanaman bisa netralin radiasi nuklir dan menonaktifkan limbah logam cair, yang gimana caranya tahu dan tempe tetap bisa dibuat biarpun kedelai lagi mahal, meski harus bikin tempe pake daun jambu sekalipun, gimana caranya supaya bisa bikin madu pake bakteri kalau lebah lagi males, bagaimana caranya bisa masak kripik semangka, gimana caranya bikin beras segede biji mangga. Gimana caranya bikin ikan paus berbadan transparan dan bisa bercahaya kayak ubur-ubur. Bagaimana caranya buat robot yang bisa disuruh petik buah matang, disuruh bikin keju pake sari kedelai. Itu semua ide-ide gila yang diajarkan oleh dosen-dosen FTP. Entah apa namanya fakultasku ini dan entah bagaimana pandangan orang tentang TEP. Makasih ya! Mulai sekarang semua profesi itu keren kalau berhasil memakmurkan negara, percuma juga kan kalo jadi pejabat negara tapi tukang korupsi?!, Aku bangga dengan FTP…harus jadi Fakultas Tebar Prestasi! Gak harus jadi pegawai, gak harus jadi petani juga…Jadilah apa yang kita inginkan, jadilah innovator.Generasi terbaik dimulai dari sini… Bismillah…

2 thoughts on “Generasi Terbaik Dimulai Dari Sini

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s