My Second Letter to Allah


old seas

Teruntuk Allah S.W.T, Tuhan Yang Paling ku Cintai Sejagad Raya, Untuk Hidup dan Matiku.

Biarkan aku menulis kerumitan-kerumitan dari hati perempuan

Hari ini selamatkan dia dalam perjalanan.

Allah, Tuhanku… Ini kegagalan pertamaku di awal tahun

Aku gagal… Aku gagal jadi plegmatis, hmmm…

Engkau pasti tahu, bagaimana rasanya gagal ini. Menyesal…

Tapi kemudian aku ingat kata orang tuaku:

“Tumbuh dan belajarlah kamu sesuai usiamu. Agar setiap fase hidup bisa kamu renungi. Belajar dari kesalahan dan berpikirlah jernih, sekiranya sampai batas mana kesalahan yang bisa diperbaiki. Mungkin Allah memaafkanmu..

Itu kalimat freedom yang paling ultimatum menurutku..

Tidak kah Engkau merubah dewa Zeus menjadi ayah ku dan Dewi Minerv menjadi ibuku? Bijak sekali yah orang tuaku ini…

Dan, sekarang aku melakukan kesalahan lagi…

Maafkan aku belum bisa menjadi perempuan manis yang sabar, ya Rabb.

Belum bisa mengendalikan diri, bahkan aku pun belum berhijab…

Posaidon sedang meniupkan badai rupanya..

Karena itu aku tidak mungkin berlaku bodoh, melarungkan perahu kertas ke laut untuk raja duyung berjenggot bernama Neptunus… Aku mencoba berpikir jernih, ini sudah tahun 2013…

Jadi ku putuskan lebih baik untuk menulis surat untukMu saja.

Bagaimana aku harus berbuat? Dia sendiri menanyakan, kenapa aku harus menunggunya?

Apa yang aku tunggu darinya? Aku juga tidak tahu..

Yang pasti, melewati hari-hari tanpanya itu seperti suatu keanehan.

Dan mungkin untuk waktu yang lama, aku harus terbiasa..

Jadi benar juga katanya, aku tidak perlu bersikap berlebihan…

Dan yang membuatku bingung, apa aku masih harus menunggunya?

Sementara dia datang dan pergi sesuka hati…

Dia tidak benar-benar ingin aku berhenti mengharapkan kehadirannya, kan?

Apapun yang terjadi pada kami

Cinta dariMu ini, kemanapun kita melarungkannya… akan kembali padaMu juga, kan?

                                                                                                                                                                       -Zenith Tacia Ibanez-

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s