Aku Bersyukur Punya DNA Cantik


brain

Hari ini ujian kimia pangan,tadi malam belajar hingga bosan sekali rasanya. Jadi aku iseng-iseng searching internet…Menurutku sih lebih menyenangkan belajar memahami studi kasus ketimbang menghafal teori-teori secara terpaksa. Memang dasarnya lagi gak mood sih ya..

Tiba-tiba seorang teman menyodorkan sebuah buku padaku, anak psikologi semester satu.

“Mbak, ini loh..coba baca ini….” ujarnya

tapi matanya menyala-nyala terang seperti mengatakan “ku temukan hartakarun ini untukmu, jadi berhentilah bermelankolis”

Segera ku baca sekilas halaman tersebut, dan beberapa istilah ilmiah yang begitu familiar ku temukan seperti triptofan, polifenol, katekin, tanin, feniletilamin dan semacamnya. Yup, ini kan materi kuliahku?  ku balik covernya, Judul buku ini “DNA Cantik:Beauty is My DNA”

Terimakasih untuk psikolog muda kita ini, banyak hal menarik rupanya. Gak hanya merampungkan sebagian besar materi kuliahku,tapi juga mampu menjawab beberapa pertanyaan dalam pikiranku secara rasional.(Bolehlah)

Diluar materi kuliah kimia panganku, ada hal unik yang ku rasa perlu diarsipkan. Sebab itu ku simpan disini. seperti kata Tauhid Nur Azhar (2009) dalam bukunya yang berjudul DNA Cantik: Beauty is My DNA ini “Wanita selalu ingin berbagi”

Ini tentang mekanisme bagaimana kita (Girls Only) dalam mengatasi masalah, dan sebagian besar dari penjabarannya sering ku alami dan secara  teori ternyata itu alamiah. Cek it out:

Perbedaan adalah bentuk kasih sayang Allah S.W.T agar pria dan wanita saling melengkapi. Otak pria dan wanita nyata berbeda. Jika pria memiliki volume otak lebih besar,wanita memiliki hubungan antar sel saraf yang lebih kompleks atau termielinisasi lebih baik.

Jika pria memiliki daerah pengatur seksualitas lebih besar, maka wanita memiliki daerah nukleus supra kiasmatik yang mengatur harian lebih besar.

Jika pria menghadapi tekanan psikologis (stress) dengan mengaktifkan korteks orbitofrontal, seorang wanita akan mengatifkan sistem limbiknya. Seorang pria akan cenderung berusaha mencari solusi cepat dan ingi menyelesaikan masalah agar tidak berlarut, sedangkan seorang wanita akan lebih mengedepankan kekuatan memorinya untuk menjadikan masalah sebagai bagian dalam proses pembelajaran.

Adapun bagian Hipokamus adalah daerah penting yang mengatur pembentukan emosi, proses belajar, dan pembentukan memori. hipokamus adalah sumber kebahagiaan, kegembiraan dan semangat hidup. Dan beberapa daerah disekitarnya yang tergabung dalam sistem limbik. Sistem limbik merupakan daerah yang bertanggung jawab untuk mengelolah tekanan psikologis alias masalah. 

Mekanismenya, masalah yang datang akan mengguncang emosi dan menghasilkan hormon adrenalin, norepinefrin, dan vasipresin, semua ini adalah perantara kimia ketegangan emosi. Akan tetapi tahap berikutnya akan muncul dopamin dan serotonin sebagai penyeimbang. munculnya kedua hormon ini akan menjadi pemicu dimulainya langkah-langkah cerdas dalam memetakan masalah dan mengeksplorasi variabel-variabel masalah. Dalam skala waktu mungkin seorang wanita menjadi lebih lambat dalam mengambil keputusan, tetapi biasanya jauh lebih bijaksana. Namun jika seorang wanita mengalami stress yang terlalu lama, sel-sel pada bagian hipokamus dan sistem limbik akan mundur fungsinya dan lambat laun akan mati secara dini karena pada saat stress mereka tidak pernah terpakai.

Jadi suatu masalah itu penting juga untuk menstimulasi otak. Berlebiha  juga tidak baik.

GLOSARIUM:

1. Dopamin: Hormon yang mampu menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat.

2.Adrenalin: Hormon yang membuat kita berada dalam keadaan terjaga, dominan ketika kita berada dalam keadaan marah atau stress

3. Norepinefrin: Hormon yang muncul kita kita dalam keadaan marah dan stress.

4.Serotonin: Hormon yang mengatur mood, semakin tinggi kadar serotonin,maka akan memberikann rasa kebahagiaan yang tinggi.

5.Oksitosin: Hormon yang dihasilkan pada bagian hipotalamus, memberkuat hubungan kasih sayang

6.Vasopresin: Hormon Agresi yang berada di amigdala

7.Talamus: Organ penerima , penyesuai, dan pemancar sinyal dari dan ke sistem pengambilan keputusan dari kulit otak.

8.Hipokampus: pusat belajar, penyimpanan memori positif, serta pusat manajemen data yang integratif dari sistem proses limbik

9.Amigdala: Organ sental yang menerima, mengolah dan mengirimkan kembali repon negatif dan juga sebagai pemicu aktivitas rekreasional.

One thought on “Aku Bersyukur Punya DNA Cantik

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s