Mengapa Perempuan Harus Cantik?


peacock

Ingin menjadi cantik adalah sifat dasar perempuan untuk menarik perhatian. Dalam keseharian kita (manusia) dimana perempuanlah yang berlomba-lomba mempercantik diri, tapi kenapa? Kenapa perempuan harus cantik? Dan anehnya tuntutan seperti itu hanya berlaku di kehidupan manusia. Ada yang tahu, kenapa? Padahal pada sebagian besar makhluk selain spesies manusia, justru kaum laki-laki memiliki kecantikan alami secara lahiriyah untuk menarik perhatian.

Merak pejantan khususnya pavo cristatus adalah salah satu mahluk laki-laki yang paling rumit dan mencolok di alam, mengoptimalkan penampilan fisik secantik mungkin untuk mendapatkan calon pasangan dengan hiasan pada bulu ekor yang sangat besar dan warna mencolok seperti kipas.

Nyatanya, warna-warni cerah bulu merak tidak diproduksi oleh pigmen, melainkan berkat lapisan mikroskopik yang strukturnya mirip kristal. Perbedaan jarak skala kecil dari struktur kristal mikroskopis menyebabkan panjang gelombang cahaya yang berbeda akan disaring atau dipantulkan sehingga menciptakan banyak warna-warni yang berbeda.

Sir Isaac Newton, matematikawan juga fisiawan dari Inggris abad ke-17 dan abad ke-18, adalah orang yang pertama yang menunjukkan bahwa ada lapisan mikroskopik yang strukturnya mirip kristal bertanggungjawab untuk menghasilkan warna pada bulu merak. Pada tiap periode pergantian bulu, berbeda pula struktur lapisannya.

Sama halnya seperti perempuan dengan make up untuk manipulasi, merak pejantan pun lihai bermain ilusi optik. Bedanya, mereka terlahir alami.

2 thoughts on “Mengapa Perempuan Harus Cantik?

  1. Karena perempuan itu manusia, bukan seekor merak atau apa. Maka ketika mereka bersolek, ya alaminya begitu. Meskipun secara nasab, paras dan kecantikan itu biasanya diturunkan oleh kaum laki2, sedangkan kaum perempuan menurunkan karakter dan sifat kepada anak2nya…🙂

  2. Iya Ze…
    Pada suatu saat, di awal perjalanan, kita memang harus mempercantik diri, menghias diri dengan bulu-bulu indah, dengan tutur kata yang baik, sikap yang baik, perilaku yang baik,… dan idah. Benar-benar memurnikan tujuan untuk menarik perhatianNya… memikatNya….

    Nah, pada tahap berikutnya, bulu-bulu keindahan itu harus kita tanggalkan, satu per satu hingga habis sehabis-habisnya… Semua harga diri, ego diri, kebanggaan, nama baik, semua kotoran-kotoran diri … semua atribut diri yang melekat kita tanggalkan.. dibersihkan sebersih-bersihnya… dengan melalui ujian-ujian dan lain-lain…

    satu per satu topeng make up yang menutupi wajah kita, kita tanggalkan satu per satu… hingga bisa lihat kerling matanya, binar bola matanya, lentik bulu matanya, hitam alisnya, manis senyumnya, putih giginya, merah pipinya,…

    ya, kecantikan-dalam yang terpenjara dalam kecantikan-bungkus…

    Salam..
    tasim.

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s