Resume: Le Petit Prince (2)


lepetitprince

Story By : Antoine de Saint-Exupéry

 Lanjutan…

         Akhirnya Si pangeran kecil berkelana melihat alam semesta, dia menemukan dirinya dilingkungan asteroid dan mengunjungi 6 asteroid, dimulai dari nomor 325 sampai 330.

         Pada asteroid pertama, Si pangeran kecil bertemu dengan seorang Raja yang berkata bahwa ia “menguasai” semua bintang dan bisa menyuruhnya melakukan apa saja. Kemudian si pangeran kecil meminta kepada Sang Raja untuk menyuruh matahari terbenam, karena matahari terbenam mengingatkannya dengan si bunga mawar. Namun sang Raja menjelaskan kepada pangeran kecil bahwa rakyat hanya mematuhi perintah yang masuk akal dari pemerintah atau penguasa mereka dan Sang raja enggan bertoleransi dengan ketidakdisiplinan, “Kau tetap dapat melihat mahatari terbenam, namun tunggu sampai kondisinya sesuai” kata Sang Raja, kemudian beliau memaksa si pangeran untuk tinggal sebagai Menteri Kehakimannya, tapi akhirnya dia mengijinkannya pergi sebagai Duta.

little-prince-cannes-film-festival-7

      Pada asteroid kedua, si pangeran kecil bertemu dengan seorang bertopi yang sombong. Baginya topi adalah lambang penghormatan, untuk diangkat ketika ada orang memuji dirinya. Dia hanya mau mendengar pujian dan berpikir bahwa dia adalah orang yang terhebat di planetnya, paling tampan, paling modis, paling kaya dan paling cerdas (yang secara teknis memang betul karena hanya dialah satu-satunya pria yang tinggal diplanet itu). Dia mengira bahwa Si pangeran adalah seorang penggemar.

     Pada asteroid ketiga, Si pangeran kecil bertemu dengan seorang pemabuk yang minum-minum untuk melupakan fakta bahwa dia malu mabuk-mabukan.

       Pada asteroid keempat, Si Pangeran kecil bertemu dengan seorang pengusaha yang sibuk menghitung bintang-bintang. Ia berpikir bahwa bintang-bintang dilangit adalah miliknya, bintang yang sudah dihitung olehnya sebanyak 501.622.731. Dia berharap bintang-bintang dapat memberinya keuntungan lebih banyak. Kemudian keuntungan itu digunakannya untuk membeli lebih banyak bintang.

        Si pangeran kecil lalu memberi definisi tentang property. Si pangeran mempunyai bunga dan gunung-gunung berapi di planetnya karena ia merawat mereka dan mereka menunjang kehidupan si pangeran kecil, dan karena seseorang tidak bisa merawat bintang dan bintang tidak bisa merawat kita, maka tidak ada seorang pun yang bisa memiliki bintang. Namun pengusaha tersebut tidak terima dan si pangeran kecil pun pergi.

663835

      Pada asteroid kelima, si pangeran kecil bertemu dengan seseorang penyala lampu yang harus menyalakan lampu setiap sore menjelang malam dan mematikannya tiap pagi. Dulu, ketika planetnya masih berotasi dengan normal, Ia bisa tidur dan beristirahat dengan cukup. Namun, sekarang planetnya berotasi setiap satu menit dan itu membuatnya tidak bisa tidur. Meski demikian, sang penyala lampu tetap patuh, menyalakan dan mematikan lampu. Si Pangeran kecil menghormatinya lebih daripada orang-orang lain yang ia temui karena Si penyala lampu tidak egois, mau memikirkan sesuatu yang lain selain diri sendiri. Si pangeran kecil ingin tinggal bersama sang penyala lampu di planet itu, namun karena planetnya terlalu kecil untuk dua orang, Si Pangeran kecil pun pergi.

  Pada asteroid keenam, Si pangeran kecil bertemu dengan seorang pembuat peta (geographer) yang tidak pernah pergi dari mejanya dan ia hanya bergantung kepada pengelana-pengelana untuk membuat peta. Ia lalu meminta Si Pangeran kecil untuk bercerita tentang planet tempat tinggalnya. Si pangeran kecil pun mulai menceritakan tentang bagaimana planet B-612, tentang tiga gunung berapi yang dua diantaranya sudah tidak aktif, di sana jugalah tunas baobab sering tumbuh dan juga si bunga mawar yang mempesona.   Namun sang geographer menolak untuk memasukkan mawarnya ke dalam peta karena si bunga mawar bersifat ‘semu’ (ephemeral). Si Pangeran kecil sangat terkejut mengetahui bahwa bunganya suatu saat akan hilang. Sang geographer akhirnya mengusulkan kepadanya untuk pergi ke bumi.

        Akhirnya, Si pangeran kecil pergi ke bumi dan mendarat di gurun Sahara. Di sana Ia bertemu dengan seekor ular beracun yang mengklaim dirinya mempunyai kekuatan untuk mengirim seseorang kembali pulang ke planet asalnya. Lalu, ia bertemu dengan sebuah bunga gurun yang berkata bahwa ia melihat manusia di karavan, namun mereka (manusia) sulit ditemukan karena mereka tidak punya akar dan angin menerpa mereka terus-menerus. Setelah itu, sang pangeran memanjat gunung agar dapat melihat bumi dengan lebih jelas dan kaget ketika mendengar gema suaranya sendiri. Si pangeran kecil mengira bahwa itu adalah suara para manusia “Mengapa manusia suka meniru segala apa yang kuucapkan?” pikirnya.

Bersambung… 

Ada Komentar ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s