Cerpen: AMNESIA


clouds.jpg

Ia menutup lembar terakhir dari buku ukuran A5 setebal tiga kali buku tulis anak SD. Bukan, kali ini bukan buku ilmiah untuk referensi deadline tugas harian yang dibacanya. Pun, ini kali pertama dalam bulan terakhir dimana ia rela begadang hingga larut malam bukan karena tugas-tugas kuliah, melainkan untuk meng-khatam-kan sebuah buku antologi cerpen dan prosa yang baru dipinjamnya tadi pagi. Berkat buku itu pikirannya kini mengawang, susana lengang.

Mata jarum dalam bingkai arlojinya menunjuk angka 01:17 WIB dini hari-waktu yang diatur 15 menit lebih cepat dari yang sebenarnya. Alasan mengapa arloji itu lebih rajin dari yang lain adalah karenaRead More »

Advertisements

Diary Patah Hati


2 (10)n

Mencintai seseorang itu nyaris sama dengan mendengarkan musik rock.
Enggak memberi apa-apa, namun meninggalkan kesan dan semangat.
Ketika musik itu mengalun terkadang kamu mendapat inspirasi.
Kadang kamu juga bisa nyasar ke dunia lain yang sangat seru.
Setelah bait terakhir berhenti, selesai. Ya sudah, begitu saja.
Meskipun musik rock positif berpeluang besar untuk merusak telinga kamu,
tapi kamu tetap ingin mendengarnya lagi…lagi dan lagi.

[Diary Zenith, November 2009]

Berikut di atas adalah sepenggal kalimat yang ku copy-paste dari diaryku 7 tahun lalu. Ceritanya ingin Read More »

Belajar melukis di kayu


12003221_1152970164730909_5012903680872427276_n

Taraa….Ini dia hasil eksperimenku. Sekarang memang lagi hits gambar dibenda apa aja. Di mug, di piring, di sendok, di garpu dan di talenan ! Cat yang dipake juga gak boleh asal. Harus cat khusus untuk kayu yang gak luntur dan gak pucat. Kenapa pake talenan? simpel aja sih, bentuknya udah aerodinamis dan ready buat digantung kalau jadi #homedecor. Well, ini salah satu saran dari customerku, menurut kamu gimana???