JODOH


402515621-berries-wallpapers

Apakah kamu percaya jodoh?

Disaat bangun tidur kesiangan

Disaat remidi ulangan harian

Disaat nonton film Hachi kelewatan

Saat kamu ditembak untuk taruhan

Saat pacarmu selingkuh dan ketahuan

Saat masih patah hati lalu dijodohkan,

Apa kamu masih percaya jodoh ?

Jodoh pilihan yang kamu dambakan.

Jika tidak, harus percaya mulai sekarang.

Berharaplah sungguh-sungguh

Jodoh yang kamu doakan.

Karena, pada akhirnya dia pasti datang.

[Ikhtiar, Selangkah Menuju Jodoh]

 

Advertisements

Life by Day


IMG20160822120429

Bagaimana bisa berkata-kata? Sedang kita tak sebahasa

Bahasaku tak seperti bahasamu, pun bahasamu aku tak mengerti

Begitu juga kau tak mengerti bahasaku…

Aku gemar bermain rumput di tanah, sedang kau kian naik ke langit.

Aku lelah terus menengadah, pun kau merunduk sejenak saja sulit.

Lihatkah kau mataku berkaca-kaca?

Bagaimana ini?

Hai Engkau, bagaimana jika…

Kita berbahasa dalam diam saja, selama kita hidup, dari hari ke hari-sampai mengerti

 Karena aku terbiasa mengulang tahun bersamamu

Filosofi Emas


Gold-jewellery-jewel-henry-designs-terabass.jpg

Layaknya serpih emas,

Berkubang ditanah lempung, pun tetap berkilau mewah

Jikala agni menyala, mestinya kita lebur jadi satu

Jikala dipatri si pemandai, mestinya kita lebih indah

Proses itu….

Hanya Emas si logam mulia yang sanggup melaluinya hingga akhir

Itu mengapa perhiasan emas yang murni sangat tinggi maharnya.

Manakala keindahan cepat pudar, tiada tahan ganguan

Dan mudah rusak…
Boleh jadi adalah perhiasan berbahan murah, emas sepuhan, palsu.

Lantas,

Perhiasan macam apalah engkau ini?

[Suatu hari, gadget dalam genggaman]

F.I.G.H.T


tumblr_m6weooe8dk1roxm1co1_500

Suatu saat musuh terbesar pasti datang lagi,

dari arah yang tidak terduga-berwujud rupa yang tidak terbayang.

Dia bisa jadi sangat manis, dan kepolosan membuatmu lengah.
Tanpa sadar harta paling penting dalam hidupmu hilang-kepercayaan.

Dan dia bisa jadi kabur entah kemana, sedang bagimu butuh tahun-tahun yang berat untuk menabung kembali rasa percaya.

Sementara bekas luka mengakar seperti vaksin cacar,

Kau membangun benteng imunmu sendiri sementara kau tak sadar musuh terbesarmu berkembang biak dalam otak dan mengganggu pusat amigdala-rasa takut.

Suatu saat musuh terbesar pasti datang lagi,

dari arah yang tidak terduga, berwujud rupa yg tak terbayang.

Hadapi saja apapun jelmaannya, bahkan jika itu adalah dirimu sendiri.

[Aku dan aku]
-Zenith Tacia Ibanez